Jakarta: Ketua DPD Partai Demokrat Riau Drs H Mambang Mit menegaskan, ideologi nasionalis religius sangat tepat diterapkan bagi perjalanan organisasi apa pun di Indonesia. Ideologi itu pula yang membuat Mambang Mit memilih untuk menjadi kader Partai Demokrat ketika memutuskan untuk berpolitik.
“Partai Demokrat mempunyai ideologi yang sesuai dengan Pancasila, sebagai asas partai. Kader partai diharuskan Berketuhanan Yang Maha Esa, sebagai sikap religius. Di dalam perjalanan apa pun kegiatan Partai Demokrat selalu mengetengahkan mutu kebersamaan, persatuan dan kesatuan. Bhinneka tunggal ika, berbeda-beda tetapi satu juga,” kata Mambang Mit, yang juga wakil Gubernur Riau, kepada web demokrat saat berkunjung ke Kantor Pusat Partai Demokrat di Graha Kramat 7, Jalan Kramat Raya 146 Jakarta Pusat,Rabu 8 Mei 2013.
Mambang Mit menambahkan, kader Partai Demokrat harus menjaga keutuhan wilayah kita dalam NKRI. Dalam keseharian, para kader menampilkan pribadi yang religius yang sering diketengahkan Ketua Majelis Tinggi/Ketua Umum Partai Demokrat Dr Susilo Bambang Yudhoyono. Kader menjaga etika politik yang bersih, cerdas, dan santun karena sikap itulah yang membuat suatu usaha mencapai hasil maksimal dan bermanfaat, bukan saja untuk partai tetapi juga untuk negara.
“Sebab kinerja kader bukan untuk kepentingan Partai Demokrat saja tetapi memberikan dampak dan manfaat kepada masyarakat dan bangsa,” kata mantan Sekda Provinsi Riau ini.
Mambang Mit memang mengidolakan SBY. Profil SBY juga yang membuat Mambang Mit makin tertarik masuk Partai Demokrat, selain visi-misi yang digagas SBY.
Mambang Mit mengatakan, SBY telah menunjukkan kualitas kepemimpinan sebagai kepala negara dan mampu mengimplementasikan pemikiran dan ide di Partai Demokrat. Sayangnya, dalam perjalanan, masih banyak kader yang kurang dapat memahami apa yang menjadi visi dan misi SBY.
“Tapi saya yakin, pada saatnya akan tercapai sebagaimana yang kita harapkan. Semua ini masih dalam perjalanan. Apalagi Partai Demokrat baru berumur sebelasan tahun,” kata Mambang Mit.
Mambang Mit menegaskan keberhasilan Partai Demokrat menjadi partai terbesar harus disyukuri. Begitupun, para kader harus membenahi dan menindaklanjuti hal-hal yang positif serta menjaga agar tidak muncul hal-hal tidak baik. Etika politik bersih, cerdas, dan santun berlaku di mana pun bagi para kader. Selain itu, para kader hendaknya memahami ungkapan “bersama kita bisa” yang berrmakna harus bersama-sama menyatukan visi dan misi dalam mencapai tujuan bersama.
Saat ditanya perkembangan DPD-PD Riau, Mambang Mit dengan lancar menjelaskan, banyak hal telah dilakukan DPD-PD Riau yang dipimpinnya hingga berbagai cita-cita menjadi kenyataan. Misalnya saja DPD-PD Riau melampaui target 30 persen untuk memenangkan kursi eksekutif. Dari tujuh pemilihan kepala daerah (pilkada) tingkat kota/kabupaten yang telah digelar di Riau, Partai Demokrat memenangkan empat pilkada. Sedangkan lima kabupaten/kota belum menyelenggarakan pilkada. Artinya, dari Pilkada yang telah digelar keberhasilan Partai Demokrat sudah melebihi 50 persen. Kini Partai Demokrat Riau bersiap-siap untuk memenangkan Pemilihan Langsung Gubernur (Pilgub) Riau dan Pemilihan Langsung Bupati (Pilbub) Indragiri Hilir yang digelar serempak pada 4 September 2013.
“Pemilihan Gubernur Riau menjadi sesuatu yang sangat penting dan ini merupakan tindak lanjut yang berkesinambungan dari keberhasilan tahun 2011 dan 2012. Kalau di 2013, Partai Demokrat berhasil memenangkan Pilgub Riau dan Pilbup di Indragiri Hilir, saya kira pada 2014 elektabilitas Caleg Partai Demokrat akan sangat baik. Saya yakin juga, keberhasilan Pilgub Riau akan sangat berarti untuk memenangkan Pemilihan Capres dan Cawapres mendatang,” kata mantan Pjs Bupati Siak ini.
Karena itu Mambang Mit berharap, para kader terus menjaga konsolidasi dan soliditas di Partai Demokrat. Ia juga meminta seluruh kader Partai Demokrat di Riau terus mengawal program pro-rakyat Pemerintahan Presiden SBY dan melakukan kegiatan-kegiatan yang juga pro-rakyat yakni kegiatan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bambang Mit, yang diminta banyak kalangan masyarakat untuk memimpin Riau, menegaskan, Gubernur Riau mendatang harus lebih meningkatkan pembangunan, perbaikan, maupun peningkatan infrastruktur. Kalau infrastruktur meningkat maka pertumbuhan ekonomi akan lebih baik dan maju lagi. Pada akhirnya kesejahteraan masyarakat makin meningkat dan angka kemiskinan makin menurun.
“Kalau kita meningkatkan infrastruktur berarti kita memerangi kemiskinan dan meningkatkan produktivitas,” kata Mambang Mit.